MUBA, lintaspost.co.id,,– Guna mendukung program ketahanan pangan nasional, Polsek Lais bersama unsur pemerintah, PT. PN Betung Area 4 Reg 7, PT. PN TASA dan stakeholder terkait melaksanakan kegiatan Penanaman Jagung Kuartal I Tahun 2026 di lahan milik Ketua Kelompok Tani Sdr. Ropandi, Desa Tanjung Agung Utara, Kecamatan Lais, Kabupaten Musi Banyuasin, Rabu (18/02/2026) sekira pukul 09.00 WIB.
Kegiatan tersebut dihadiri langsung oleh Kapolsek Lais AKP Syawaluddin, S.H., perwakilan Koramil Sekayu 401-03 melalui Babinsa, Camat Lais yang diwakili Kasi Pemerintahan Bapak Adi Kurniawan, S.Sos., M.Si., perwakilan PT. PN Betung Area 4 Reg 7 Sdr. Firdaus, perwakilan PT. PN TASA Sdr. Wahyu, Kanit Binmas Polsek Lais AIPTU Fajri Aprizal, S.H., Korwil Pertanian Lais Bapak Aprianto, S.P., Bhabinkamtibmas Polsek Lais serta PPL Pertanian dan Kades Tanjung Agung Utara Bapak MANAF.
Penanaman dilakukan di lahan seluas kurang lebih 1,5 hektar dengan menggunakan bibit jagung hibrida merek Maxxi yang merupakan bantuan dari Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura dan Peternakan (TPHP) Kabupaten Musi Banyuasin. Lahan tersebut merupakan milik Sdr. Ropandi selaku Ketua Kelompok Tani setempat.
Kapolsek Lais AKP Syawaluddin, S.H. menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bentuk sinergitas Polri dengan pemerintah daerah, TNI, perusahaan serta kelompok tani dalam mendorong peningkatan produksi pertanian guna menjaga stabilitas pangan di wilayah Kecamatan Lais.
“Terlaksananya kegiatan ini merupakan hasil koordinasi dan kerja sama yang baik antara Polsek Lais dengan pemerintah setempat serta dukungan dari pihak perusahaan. Kami berharap program ini dapat meningkatkan kesejahteraan petani dan memperkuat ketahanan pangan di Kabupaten Musi Banyuasin,” ujar Kapolsek.
Dalam pelaksanaannya, PT. PN Betung Area 4 Reg 7 turut memberikan bantuan berupa alat dan mesin bajak tanah untuk pengolahan lahan, serta direncanakan akan memberikan bantuan pupuk guna mendukung pertumbuhan tanaman jagung agar lebih optimal.
Diharapkan melalui kegiatan penanaman jagung ini, hasil panen nantinya dapat memberikan manfaat ekonomi bagi kelompok tani serta menjadi contoh kolaborasi positif antara aparat, pemerintah dan pihak swasta dalam mendukung program ketahanan pangan nasional.
( Frengki )













