MUBA,lintaspost.co.id, Kompas86.com (31/01/2026) – Gerakan Rakyat dan Mahasiswa Musi Banyuasin (GERAMM) memastikan bakal menggelar aksi demonstrasi besar-besaran di Desa Sugi Waras, Kecamatan Babat Toman, pada Rabu (4/2/ mendatang.
Aksi ini merupakan bentuk protes atas kerusakan parah yang terjadi di Jalan Lintas Tengah (Jalinteng) Sumatera yang menghubungkan Kabupaten Musi Banyuasin (Muba) dan Musi Rawas (Mura).
Koordinator GERAMM, M. Lekat Gonzales, menegaskan bahwa pihaknya mendesak Gubernur Sumatera Selatan, Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional (BBPJN), serta pihak kontraktor PT Yasa untuk hadir langsung di lokasi aksi guna memberikan solusi
.
”Kami mengundang sekitar 500 orang, mulai dari warga lokal Babat Toman, Sanga Desa, hingga para pengendara yang setiap hari menyabung nyawa melintasi jalan rusak ini,” ujar Lekat kepada awak media,
Aksi ini sedianya direncanakan lebih awal, namun sempat mengalami penundaan. Lekat menjelaskan bahwa pertemuan dengan utusan BBPJN dan PT Yasa pada Rabu (28/1) lalu belum membuahkan hasil yang memuaskan bagi masyarakat.
Berdasarkan pantauan di lapangan, kerusakan infrastruktur jalan nasional ini tersebar di beberapa titik krusial yang sangat membahayakan pengguna jalan. Kerusakan terpantau mulai dari
Desa Beruge, Kecamatan Babat Toman.
Desa Keban II hingga Desa Air Balui, Kecamatan Sanga Desa.
Hingga memasuki wilayah Kabupaten Musi Rawas.
Kondisi jalan yang berlubang dan bergelombang ini kerap memicu kecelakaan serta menghambat laju logistik antar-kabupaten.
GERAMM menyatakan tidak akan berhenti menyuarakan tuntutan ini sampai ada langkah konkret perbaikan permanen dari pemerintah pusat maupun provinsi.
( Frengki )













