MUBA, lintaspost.co.id,,- Polda Sumsel membongkar pertambangan batubara Ilegal yang ada di Desa Suka Damai Kecamatan Tungkal Jaya Kabupaten Musi Banyuasin.
Dirreskrimsus Polda Sumsel terjun langsung kelokasi melakukan penggerebekan, Pada Senin Sore (02/02/2026).berdasarkan informasi yang dihimpun pada saat razia para pekerja tambang tepat sedang beraktifitas dilokasi tersebut.
Barang bukti alat tambang disita Dirreskrimsus Polda Sumsel berupa 1 Unit Excavator, 1 Unit Buldoser dan 1 Unit Mobil DT.
Praktik pertambangan batubara Ilegal tersebut terungkap berkat laporan dari salah satu perusahaan tambang batubara resmi yang merasa terganggu atas aktifitas tambang batubara Ilegal tersebut.
Salah satu narasumber yang identitasnya dirahasiakan menyampaikan bahwa tambang Ilegal di Desa Suka Damai tersebut merupakan milik dari Oknum Mantan Kepala Desa berinisial “R”.
“Kemarin dirazia Polda Sumsel dan alat operasional tambang disita dan disegel.tambang batubara itu milik pribadi Mantan Kades dan sudah ditelusuri dipastikan tidak ada izin,”ungkapnya kepada awak media, Selasa (03/02/2026).

Namun disisi lain timbul sebuah pertanyaan bagaimana kelanjutan proses penyelidikan yang dilakukan Polda Sumsel karena hingga saat ini belum ada penyampaian resmi hasil pembongkaran yang dilakukan.
Sekjen PJS Musi Banyuasin Efan Dwi Saputra SM mendorong agar pihak Polda Sumsel segera memberikan klarifikasi resmi kepada publik.
Menurutnya tambang batubara yang didalangi Oknum Mantan Kades berinisial “R” telah melanggar hukum dan perlu ditindak tegas sesuai arahan Kapolri.
“Kapolri menegaskan agar seluruh tambang batubara Ilegal segera diberantas.kami berharap hasil razia yang kemarin dilakukan disampaikan secara resmi ke masyarakat,”katanya.
Lebih lanjut, ia mendesak Polda Sumsel juga menetapkan “R” sebagai tersangka agar memberikan efek jera terhadap para pelaku usaha tambang Ilegal yang masih beroperasi.
“Polda Sumsel jangan bungkam.kami minta “R” ini secepatnya ditetapkan tersangka mengingatkan pelanggaran hukum yang berat dan ancaman kerugian negara yang ditimbulkan,”pungkasnya.
( Frengki. )













