MUBA, lintaspost.comid,,- DPC Pro Jurnalismedia Siber Kabupaten Musi Banyuasin menyoroti sujumlah proyek di Dinas Perkim Kabupaten Musi Banyuasin masih ada yang tidak tepat sasaran.
Ketua PJS Muba Riyansyah Putra SH CMSP menyebutkan, sejumlah kegiatan tersebut adalah Bedah Rumah, Kemudian beberapa Kegiatan lainnya yang sebelumnya terus dilaksanakan setiap tahun tanpa adanya Perencanaan yang tepat sasaran dan berada dibawah penanganan Dinas Perkim Kabupaten Muba.
“Kami minta kepada pemerintah terkhususnya Bupati Musi Banyuasin untuk mengevaluasi kinerja Dinas Perkim Muba,”ujarnya.
Riyan juga menyebutkan adanya indikasi bahwa kegiatan yang ada di Dinas Perkim telah laris dan dimiliki beberapa kontraktor, sementara pelaksanaan APBD Tahun 2026 Kabupaten Muba belum terlaksana.
“Kondisi ini mengindikasikan adanya suatu penyimpangan terstruktur dan transaksional dalam prosesnya.kemudian tidak menutup kemungkinan penundaan pembayaran proyek karena penyimpangan terhadap dana kegiatan di Dinas Perkim Muba,”katanya.
Lebih lanjut, ia mengungkapkan sejumlah kegiatan di Dinas Perkim Muba juga akan dijadikan sebagai proyek Pokir yang berasal dari permintaan beberapa oknum Anggota DPRD Muba.
“Praktik permainan dan penyalahgunaan wewenang Anggota DPRD Muba ini menyalahi aturan dan berpotensi terjadinya korupsi.sementara itu Dinas Perkim Muba juga melanggar prinsip Transparansi dan Akuntabilitas,”jelasnya.
Ia menambahkan agar Pemerintah Kabupaten Musi Banyuasin memperketat proses realisasi APBD Tahun 2026 terutama pada proyek-proyek pada Dinas dan Instansi termasuk Dinas Perkim Muba.
“Pengawasan ekstra harus diterapkan Pemkab Muba.apabila kelengahan terjadi, tidak menutup kemungkinan akan ada OTT untuk kesekian kalinya,”tukasnya.
( Frengki )














