Kasat Reskrim Polres Muba Tak Berdaya Beberapa Kasus Kebakaran Sumur Minyak Ilegal Selama Menjabat Belum ada yang Terungkap

MUBA, lintaspost.co.id,,- Fenomena kepercayaan publik menurun terhadap Aparat Penegak Hukum mengemuka di Kabupaten Musi Banyuasin.hal tersebut diduga dipicu oleh mandeknya sejumlah kasus terbakarnya Illegal Drilling dan Illegal Refinery yang tak kunjung ada penetapan tersangka.

Lambannya investigasi, adanya intervensi dan konspirasi membuat tindak pelanggaran hukum tersebut belum ada titik temu hingga beberapa pejabat Polres Muba mulai menjadi sorotan.

Salah satunya Kasat Reskrim Polres Muba yang merupakan perwira pemegang tonggak pemberantasan tindak pidana kriminal dan pelanggaran hukum di Polres Musi Banyuasin belum menunjukkan capaian kinerja yang serius.

Terbukti dengan pelanggaran hukum perusakan lingkungan Akibat Illegal Drilling dan Illegal Refinery yang penyelesaiannya berada di tahap buntu.

Ketua PJS Muba Riyansyah Putra SH CMSP mempertanyakan apa faktor penyebab sering terhentinya ditengah jalan kasus kebakaran sumur minyak dan penyulingan Ilegal di Kabupaten Musi Banyuasin ketika berada di meja Satreskrim Polres Muba.

Ia menuntut Kasat Reskrim Polres Muba menunjukkan penegakkan hukum yang transparan dan menegakkan keadilan tanpa dibumbuhi kepentingan yang berkedok ekonomi masyarakat.

“Ketidakberdayaan ini memicu spekulasi bahwa ada unsur kesengajaan pembiaran sistematik dan kepentingan ekonomi pribadi dibalik kasus ini.kami minta hentikan skema jahat terorganisir ini dan tidak bermain dalam penegakkan hukum,”tegasnya.

Penegakkan hukum tegas terhadap Illegal Drilling dan Illegal Refinery termasuk insiden yang diakibatkan kedua praktik Ilegal tersebut sudah nyaris terdengar di Kabupate Musi Banyuasin.

“Jika kasus ini tidak dituntaskan, hal ini dapat mengikis kepercayaan publik terhadap penegakkan hukum dan meninggalkan kesan seolah APH Muba tidak memiliki konsekuensi serius.apa Kasat Reskrim Polres Muba memang tidak berdaya atau benar ada konspirasi gelap dibalik kasus ini,”katanya.

Lebih lanjut, Riyan memdesak Kasat Reskrim Polres Muba membeberkan faktor penghambat kasus kebakaran sumur minyak dan Illegal Refinery yang terjadi di Muba.

“Kasat Reskrim harus menunjukkan kinerjanya, jika tidak ada perkembangan yang ditunjukkan, kami mendesak Polda Sumsel mengganti Kasat Reskrim Polres Muba dengan perwira yang lebih kompeten dan jauh dari istilah “Polisi Bisa Disuap”,”pungkasnya.

( Frengki )

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *